Rapat Koordinasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Se Kabupaten Bangka Tengah

Pada hari Rabu tanggal 23 Maret 2016, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Se Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2016. Bertempat di Gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bangka Tengah, acara rapat koordinasi pun berjalan dengan semarak. Acara tersebut langsung dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Tengah Ir. H. Ibnu Saleh, MM. Peserta yang diundang antara lain dari Dinas Sosial dan Tenaga KerjaI, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Camat Se Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Desa/Lurah Se Kabupaten Bangka Tengah, Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Bidan Puskesmas Se Kabupaten Bangka Tengah.

Maksud dan tujuan diselenggarakan Rakor ini antara lain adalah untuk Mensinkronkan pelaksanaan kebijakan Pemerintah terkait pengelolaan dan pelayanan Pemerintah dalam pembuatan KTP Elektronik, Percepatan kepemilikan akta kelahiran, Menyamakan Persepsi dan langkah dalam pelayanan publik, serta saling bersinergi antara SKPD dan instansi terkait dalam rangka pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Sumber: 
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah
Penulis: 
Ferdiansyah, S.kom
Fotografer: 
Ruzanof, A.md
Editor: 
Ferdiansyah, S.Kom
Tags: 
rakor kebijakan administrasi kependudukan

Berita

07/08/2018 | Ferdiansyah, S. Kom
16/04/2018 | http://www.rakyatpos.com/disdukcapil-maksimalkan-pelayanan-melalui-sinovik.html/
20/03/2018 | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah
26/01/2018 | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah
13/01/2018 | http://dukcapil.kemendagri.go.id/detail/sekretaris-ditjen-apresiasi-cakupan-kepemilikan-akta-kelahiran
15/12/2017 | http://infoduk.babelprov.go.id/content/laporan-perkawinan-wajib-disampaikan-ke-dinas-kependudukan-dan-pencatatan-sipil
01/11/2017 | Ditjen Dukcapil Kemendagri RI
23/09/2017 | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Tengah